Postingan

Menampilkan postingan dengan label #alam

Kemping Situ Gunung

Gambar
Berawal dari penat dan gemes karena wishlist Situ Gunung yang tak kunjung tercapai, gue iseng-ngajak-ngajakin temen kantor buat kemping di sana, dan ternyataaaa: pada mau! yes. Trip ke situ gunung ini pas banget sama quote: sebuah perjalanan itu pasti selalu ada lika-likunya. Soalnya, bukan ada lagi, malah lika-likunya banyak. Makin dekat hari H, makin banyak aja rintangannya, dari mulai tetiba ada yang gak bisa ikut, tiba-tiba meriang terus diare, sampe lemburan yang makin dekat hari H malah makin nambah lagi. Terparahnya adalah pas H-1, di mana kami harus menerima kenyataan bahwa hari itu harus ngelembur sampe malam dan besok Sabtu terancam harus rapat di kantor. Au amat dah udah. Untunglah setelah segala kegundahgulanaan, kami berhasil mewujudkan rencana kemping ke Situ Gunung. Kami janjian ketemuan di stasiun Bogor Paledang jam 07.00, karena bakal naik kereta jam 07.50 tujuan Stasiun Cisaat. Akan tetapi, sampe jam 07.50 salah dua temen kami masih lari-lari dari stasiun B...

Goa Buniayu 2: Merindukan Matahari

Gambar
Lama banget ya update sambungannya lagi wakakak yah maklum, mood menulis suka datang dan pergi ooh begitu saja~ padahal mah, udah jadi draft dari September, tapi baru dirampungin sekarang. Soo, langsung saja, mari menyambung postingan  Goa Buniayu pt 1  tahoen laloee~ *** Yak, setelah semua anggota kelompok turun pake tali dari ketinggian  ±  18 meter, kami melanjutkan perjalanan susur Goa Buniayu yang dipandu oleh seorang guide. Perjalanan susur goa horizontal dimulai dengan ngikutin arus sungai bawah tanah yang ada di Goa Kerek, judulnya jadi susur sungai di dalem goa gitu ya? Airnya gak terlalu tinggi, cuma sekisaran semata kaki sampai sebetis bawah, berarus tapi nggak kuat. Ohiya! sebelum mulai jalan  kami juga sempat berdoa dulu di dalam lobby goa tadi, biar perjalanannya aman dan semoga di luar gak hujan. Emangnya kenapa kalo hujan? Bisa bahaya duong, kan itu goa vertikal-horizontal yang dilalui sama sungai bawah tanah. Kalo di atas hujan, otom...

Krakatau 2: Habis Badai Terbitlah Krakatau

Gambar
Sehabis drama melewati badai, eh ujan di laut doang sih sebenernya. Cuma karena kami bukan anak laut jadi diterpa hujan begitu rasanya udah luar biasa banget wkwk. Untungnya, ujannya gak berlangsung lama, sampe akhirnya langit cerah menyambut kembali. Si Anak Kakatau mulai terlihat di tengah laut waktu kami melewati Pulau Panjang dan Rakata. Gak berapa lama, akhirnya kapal kami pun bersandar di pantai Anak Krakatau. Pulau Gunung Anak Krakatau ini gak punya pasir putih sehalus tepung, sebaliknya dia punya pasir hitam yang berasal dari muntahan aktivitas vulkaniknya yang terhampar dari pantai hingga ke puncak. Gak kalah cantik dengan pantai berpasir putih, malah punya kesan eksotis sendiri, karena cantik kan gak harus sama dengan putih #ea Bersandar di Krakatau Waktu kami mendarat di Krakatau, udah ada beberapa kapal yang bersandar, jadi dapat dipastikan kami bukan satu-satunya rombongan di Krakatau. Begitu turun, kami langsung disambut sama hutan, well sebut aja begitu, walaupun ...

Goa Buniayu: Worth to Try Once in A Lifetime

Gambar
Pernah nonton film Sanctum gak? Atau udah pernah liburan ke Goa? Nggak, bukan buat semedi, buat liburan, kok! Sekarang mulai banyak kan wisata yang objeknya goa-goa gitu, salah satu goa yang paling terkenal buat wisata ya, Goa Gong di Kabupaten Pacitan itu, yang disebut-sebut sebagai goa tercantik se-Asia Tenggara, dan emang bener banget sih. Goanya emang cantik banget, pas dulu ke sana, gue aja sampe terbengong-bengong saking ngeliat batuan bentuknya cantik-cantik kayak tirai, cantik banget emang pahatan Yang Maha Kuasa itu, subhanallah banget deh. Tapi, yang kali ini bakal diceritain bukan Goa Gong, tapi Goa Buniayu, yang lebih menantang. Goa Buniayu letaknya di Cipicung, Sukabumi. Goa ini udah cukup terkenal dan dikembangin jadi ecotourism juga, terutama buat yang emang pengen liburan yang agak beda dan menantang. Perjalanan ke sini sekitar 2 jam dari Depok, kebetulan waktu itu gue naik tronton carteran, jadi kurang tau kalo naik kendaraan umumnya. Wisata di Buniayu...

Trip To Krakatau: Si Kecil yang Memukau

Gambar
Satu lagi tempat yang dari dulu emang ada dalam bucket list gue selain Baduy adalah Gunung Anak Krakatau. Akhinya Oktober 2016 kemaren, padahal mah dah dua tahun lalu gue ikut Open Trip yang diorganisir sama KSG UI. Cerita dikit, dari kecil gue emang udah takjub sama cerita letusan Krakatau tahun 1883 yang digadang-gadang sebagai letusan terbesar yang tercatat oleh peradaban manusia modern. Gimana gempa dari letusannya bisa kerasa beribu kilometer, tutupan abu vulkaniknya merubah iklim dunia, sampai gelombang tsunaminya yang meluluhlantakan pesisir barat Pulau Jawa.  Ya, antara takjub sama serem juga sih sebenernya. Awal mula gue tau kalo Krakatau itu bisa didatengin, bahkan dijadiin "wisata" itu sebenernya pas ngeliat foto di postingan Facebook dosen gue (lagi), jadilah sejak itu jadi tambah mupeng pengen ke sana hahaha. Yak begitulah hingga akhirnya gue memutuskan untuk ikut Open Tripnya dari 29-31 Oktober dengan biaya 450.000 ini. Dermaga Pulau Sebesi Singkat c...

Explore Ciwidey: Pemandian Air Panas Ciwalini

Gambar
Masih nyambung tentang post Explore Ciwidey sebelumnya, kali ini yang bakan dibahas adalah pemandian air panas Walini. Langsung aja yak, jadi pemandian air panas walini ini ada di kompleks perkebunan teh Rancawalini milik PTP Nusantara VII. Letaknya setelah Rancaupas, setelah Kawah Putih, dan sebelum Situ Pattenggang, Sebenernya di Ciwidey ada beberapa pemandian air panas, yaitu Ciwalini, Cimanggu, dan Kawah Rengganis. Pemandian air panas Cimanggu letaknya deket Ciwalini, berlatar belakang pepohonan. Sedangkan kalo Kawah Rengganis lokasinya ada di deket Situ Pattenggang. Kalo Ciwalini dan Cimanggu udah berupa kolam renang gitu, Kawah Rengganis masih alami, yah kayak tipe-tipe onsen di Jepang deh kalo kata orang-orang. Berhubung di internet kayaknya bagusan Ciwalini daripada Cimanggu, jadilah kami memutuskan untuk ke Ciwalini pada hari ke-2 kami di Ciwidey. Dari Villa Alkatiri ke Ciwidey butuh waktu sekitar 30 menitan menggunakan angkot carteran. Awalnya kami kira bakal sepi kare...

Explore Ciwidey: Villa Alkatiri, Kawah Putih, Rancawalini

Gambar
This gonna be a long post! *kretekin tangan Dipenghujung tahun 2016, tepatnya 26 sampai 28 Desember 2016 gue dan teman-teman kelompok studi di kampus berniat ngadain Jalan-Jalan Akhir Tahun. Setelah diskusi yang panjang dan alot akhirnya diputuskan tempat yg bakal dikunjungi adalah Ciwidey! Gue jelas excited banget, karena itu pertama kalinya gue bakal ke Ciwidey. Nah, setelah dapet tempat tujuan, yg selanjutnya kami cari adalah penginapan! Kriterianya sebenernya gak jauh dari objek wisata, cocok dikantong mahasiswa, dan bisa nampung 50 orang. Melalui pencarian di internet, dengan keyword "villa di Ciwidey kapasitas 50 orang"kami menemukan beberapa villa, ada villa ciung wanara-kidang kencana (kapasitas 15 orang, ada 2 villa, kolam renang air hangat, ditengah kebun teh) dan villa alkatiri. Awalnya pengen ciung wanara karena harganya lebih murah, tapi ternyata di tanggal yg kami mau udah booked. Jadilah memang berjodoh dengan al katiri. Villa Alkatiri letaknya persis di...

One Day Trip: Curug Leuwi Hejo dan Air Panas Gunung Pancar

Gambar
Sebenernya emang udah lama banget cari-cari info di internet dan pengen ke leuwi hejo bahkan sebelum tempat itu booming, tapi apalah daya baru bisa direalisasiin Agustus 2016 ini. Jadi semua kondisi dan daftar harga yang ada di sini adalah per Agustus 2016. Jadi, trip kali ini gue pergi berdua sama partner in life & crime  ngebolang gue pake motor. Awalna gue ngerencanain berangkat dari Depok jam 08.30, tapi ternyata gue malah ketiduran dan baru bangun jam 8, akhirnya kami jalan pukul 09.15 wkwkwk. Rute menuju Leuwi Hejo kamidapatkan dari Google Maps via Jl. Raya Juanda - Jl. Raya Bogor - Citeureup - Jl. Raya Tajur - Cibadak, jadi enggak ngelewatin Jungleland. Berhubung kami perginya weekday, jadi jalanan menuju Leuwi Hejo relatif lancar, paling agak macet pas di area pasar. Rutenya kayak gambar di bawah, cuma pas pertigaan yang dilingkarin merah, kami jadinya ngambil kanan bukan kiri, karena ada penunjuk arah Leuwi Hejo ke sebelah kanan. Gak berapa lama, pukul 11.10...